Tidak Sesuai Prosedur, Galian Kabel PLN di Bongkar

image

NATUNA,wartapembaruan.com-Proyek Pemasangan Kabel Listrik di dalam tanah tidak sesuai dengan prosedur. Pemasangan tersebut di duga asal-asalan, dengan tujuan hanya menyelesaikan pekerjaan tanpa memperhatikan mutualitas pemasangan kabel di dalam tanah.

Proyek yang di kerjakan PT.Fras Asal Pekan Baru ini mengerjakan penanaman Kabel dengan muatan tegangan listrik tinggi dari Bandara Ranai langsung menuju Mesin PLTD (Pembangkit Listrik Tenaga Diesel ) di Kantor  PLN Natuna di jalan Datuk Kaya Wan Moh.Benteng.

PT.Pras tidak hanya mendapat proyek pemasangan  jaringan Kabel bawah tanah, PT ini juga mendapat proyek pemasangan jaringan di Selat Lampa sepanjang 6 kilo meter,jaringan di daerah Tanjung Bunguran Timur Laut sepanjang 7 Kilo meter dan di Klarik Bunguran utara sepanjang 27 Kilo meter. dan mendapat kepercayaan dari PLN  sebagai pemenang Tender menyelesaikan jaringan Listrik.

Di temui di lokasi penggalian  pemasangan Kabel Listrik di persimpangan Jalan Pramuka,tepatnya depan pangkalan Ojek (12/9).tampak para pekerja mengali sebuah parit,sekedar untuk menanam Kabel Listrik Milik Perusahaan Milik Negara tampa disesuaikan dengan standard kedalamam minimal 80 Cm - 120 Cm.

Sabirin Pria  separuh baya  dengan kesan tidak bersalah sebagai Pengawas pekerjaan dari PT.Pras asal Pekanbaru pada  saat pemasangan Kabel Tanam,hanya duduk manis saja melihat pekerja nya dengan tidak memakai alat keselamatan bekerja seperti Sepatu,Helm dan perangkat lainya.sebagaimana semestinya sesuai kebutuhan pekerja,terkandung dalam perintah undang undang tenaga kerja terkait alat pelindung diri, yang wajib di sediakan oleh pengguna tenaga kerja secara cuma cuma. Undang Undang No 1 Tahun 1970 Tentang keselamatan kerja dan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi No.08/Men/VII/2010 Tentang Alat Pelindung Diri.

Bahkan kedalaman lobang untuk Tanam kabel juga tidak di hiraukan nya. Seperti terkesan hanya meraup keuntungan sebesar besarnya tampa memikirkan hasil pekerjaaan,yang dimana nanti dapat mengancam keselamatan Jiwa orang lain.

" Silahkan Cek sendiri aja kedalaman ya,itu galian sudah pas semua kok " ucap Sabirin dengan santai (12/9).

Sabirin juga tidak dapat mengelak,ketika dengan yakin salah satu pekerjanya mengambil sebuah alat untuk menghitung kedalaman parit untuk menanam Kabel Tegangan Tinggi ini.

Dari hasil kedalaman,ternyata kedalaman hanya mencapai 70 cm,dimana seharusnya minimal 80 Cm.namun hal ini tidak di hiraukan Sabirin,Lubang tersebut pun langsung ditutup dengan diserak satu gerobak pasir dan beberapa batu bata untuk panjang lobang hampir mencapai 10 meter.

Sabirin juga pernah berupaya untuk menumpang galian  kabel Fo(fiber Optik ) milik Telkom,namun hal itu di tolak pihak Pengawas Jaringan Telkom,di karena kan kabel PLN  akan bermuatan tegangan Tinggi dan dapat menganggu kabel FO Telkom.

Jelas di Duga,pemasangan kabel ini tidak sesuai kriteria dan berharap PLN Natuna dan  pihak berwajib  dapat menindaklanjuti untuk segera membongkar Galian kabel muatan Tegangan Tinggi milik PLN Natuna.(kalit).

Wed, 13 Sep 2017 @09:21

Kategori
BERITA TERBARU
Komentar Terbaru

Copyright © 2020 WARTA PEMBARUAN · All Rights Reserved
powered by sitekno