SMPN 8 Kecamatan Medang Kampai Laksanakan UNBK

image

 

DUMAI,WP-Ujian akhir nasional berbasis komputer (UNBK) yang dilaksanakan pada April 2018 di beberapa sekolah khususnya untuk tingkat SMP, MTS dan  sederajat yang ada di Dumai serentak digelar  ada sekitar 13 sekolah yang mengikuti UNBK. Salah satunya di temui wartawan media ini kepada salah satu sekolah SMPN 8 yang melaksanakan UNBK. Saat itu Kepala Sekolah SMPN 8 Rudi Candra.S.Pd pada (26/4) diruanganya mengatakan, mengenai sistim ujian UNBK  ini berjalan sejak tahun 2013 berarti, sudah berjalan lima tahun, itupun bukanlah wajib dan tidak semua sekolah yang bisa menerapkannya, karena sarana prasarana fasilitas yang belum cukup salah satunya seperti komputer mereka masih banyak yang kurang,

Terkait hal itu, untuk melaksanakan UNBK ada yang meminjam komputer dan menumpang di sekolah lain yang memiliki komputer yang cukup untuk melaksanakan UNBK. Tentunya  semua itu ada dukungan dari Dinas Pendidikan, kita diarahkan disekolah mana bisa melaksanakan UNBK.

Lanjut Rudi mengatakan, saat ini siswa SMPN 8 ada 104 orang siswa yang mengikuti UNBK dan materi ujian dengan sistim acak antara peserta ujian lain, mereka tidak bisa mencontek karena materi ujian mereka di acak, tidak ada yang sama dan pada saat ujian berlangsung disiapkan pengawas dengan sistim silang yang di datangkan dari  sekolah lain. SMPN 8 didatangkan pengawas ujiannya dari SMP Budi Dharma, katanya

lebih lanjut ia menjelaskan, ujian nasional berbasis komputer ini tidak semua sekolah yang bisa mengikuti. Namun pelaksanaan UNBK tetap ada dukungan dari Dinas Pendidikan. Mengenai jumlah siswa SMPN 8 dari kelas 7 s/d kelas 9 berjumlah 289 terdiri dari 12 rombel dengan  guru honor berjumlah 7 orang guru honor, dan SMPN 8 sudah terakredita A, dan SPM nya sudah mendekati standar nasional. Selain itu juga mengenai standar pelayanan minimal ( SPM ) SMPN 8 salah satunya kita lihat pagar sekolah belum ada. Untuk hal itu kita sudah buat pengajuan ke Dinas Pendidikan supaya sekolah SMPN 8 memiliki pagar sekolah, karena pagar sekolah bagian terpenting guna menjaga keamanan (sefty school) lingkungan sekitar sekolah. Tambahannya lagi untuk tahun ini kita sudah ditunjuk persiapan mengikuti adiwiyata, terang Rudi Candra mengakhiri.(muhardi)

 

 

Sun, 29 Apr 2018 @20:15

Kategori
BERITA TERBARU
Komentar Terbaru

Copyright © 2020 WARTA PEMBARUAN · All Rights Reserved
powered by sitekno