Puasa di Ambang Pintu, Judi Dadu dan Sabung Ayam di Batam Marak Beranikah Penega Hukum Berantas ?

image

BATAM,wartapembaruan.com-Sulitnya berantas judi dadu guncang dan biji kapur diduga adanya bekingan dari oknum pihak keamanan yang berada di Kota Batam. Lokasi perjudian tersebut di buka untuk judi dadu pada malamnya jam 22.00 wib sampai subuh, sedangkan untuk siang hari di buka jam 16.00 wib sampai malam.

Nanpaknya pihak penegak hukum di duga tidak berani menindak ada apa?. Pasalnya, dari pantauan awak media di beberapa dilokasi, terdapat 3 (tiga) lokasi yang berada di Jodoh, serta 1 (satu) di Piayu , 1 (satu) di Simpang Nato, dan 1 (satu) lagi di Depan pasar PJB lokasi lapangan terbuka, dan ditambah dengan judi biji kapas, 2 (dua) Sungai Panas lokasi kuburun di tambah dengan judi sabung ayam 1 (satu) Tamiang depan kuburan ditambah dengan judi ayam, judi sabung ayam di tanjakan Bukit Daeng, satu judi dadu di Batu Batam Sei Binti kebun sayar ditambah dengan judi sabung ayam, judi sabung ayam didepan jalan besar Lagenda dalam hutan sabung ayam, juga di Teluk Bakau ada judi dadu. Nampaknya untuk kota Batam telah menjamur judi dadu dan judi sabung ayam serta judi biji kapas. Para pembuka permainan sabung ayam dan judi dadu imenyajikan permainan bagi pengunjung dan penikmat judi di Kota Batam dan sekitarnya,

Jenis permainan ini merupakan dadu guncang atau Cingkoko, bola-bola angka, dan biji kapur. Keramaian dilokasi tersebut juga sering mengundang penasaran pengunjung yang sekedar berjalan-jalan sembari menikmati suasana malam. Maka tak heran, ada yang tertarik untuk ikut melihat permaian-permainan yang menjanjikan kemenangan ini. Namun, warga yang merasa terganggu mengaku hanya bisa menyayangkan keberadaan judi tersebut.

Selain itu, para penjudi dadu ini seakan tidak dibatasi usianya. Siapa saja dapat mengikuti judi pasang angka itu. Rata-rata pelaku pemain judi, memasang uang diatas Rp10 ribu. Judi dadu ini juga kerap beroperasi sekitar pukul 18.00 Wib hingga tengah malam bahkan hingga subuh pagi.

Amril tambunan  salah satu pengunjung yang ditemui awak media, mengatakan, aktivitas judi di di kota Nagoya ini sudah berlangsung lama apalagi untuk sudut kota sudah setiap sudut.

Namun saat sekarang umat islam akan melaksanakan ibadah puasa kita minta kepada penegak hukum untuk melarang permainan ini dibuka. Harapan kita mari kita saling menghomati umat dalam melaksanakan ibadah.

“Abang gak usah heran kalau judi ditempat ini, bebas dan transparan,” kata Zal dengan senyumnya.

Namuan sangat disayangakan kondisi ekonomi saat sekarang untuk Kota Batam merosot dratis dengan kurang pekerjaan. Dulunya Batam tempat kerja galangan banyak buka, sekarang banyak yang tutup.

Padahal, sesuai KUHP Pasal 303, setiap permainan yang berkemungkinan mendapatkan keuntungan dan bergantung pada peruntungan atau kemahiran pemain serta melibatkan pertaruhan di dalamnya, maka perbuatan tersebut adalah Judi.

Namun pada kenyataannya Pasal 303 KUHP tersebut di “kangkangi” oleh para judi. Bahkan ada oknum-oknum yang diduga berupaya membekingi mereka, sehingga para judi bermain tanpa was-was dengan leluasa.

Namun lokasi yang berada di Jodoh tersebut tentunya tak lepas dari pihak Pemko Batam di bawah kawasan Lurah setempat dan Camat setempat serta Polsek-Polsek setempat. Awak media mencoba mengkonfirmasi kepada Kapolres Kota Batam belum dapat dikomfirmasi.(tim)

 

  •  

 

Sun, 13 May 2018 @10:39

Kategori
BERITA TERBARU
Komentar Terbaru

Copyright © 2020 WARTA PEMBARUAN · All Rights Reserved
powered by sitekno