Proyek Pergantian Jembatan Kampung Keling Harus Diawasi Oleh Dinas Terkait

image

 

BINTAN,WP-Atas pembangunan pergantian jembatan lama yang masih memungkinkan jembatan dan diganti dengan pembangunan jembatan yang baru. Seharusnya diperhatikan dalam pekerjaannya. Sebab daerah yang dibangun jembatan baru itu, mereka tidak memakai batu mereng, bahkan mereka menggunakan goni plastik di isi pasir untuk pelebaran jalan untuk jembatan baru tersebut

Dalam pantauan media warta pembaaruan.com, pada hari Selasa (29/05) tampak para pekerja beberapa orang aka di lokasi dan pengawas di lokasi tidak berada di lokasi, konsultanpun tidak ada. Tampak alat berat kode sedang memasang kayu cacah di bibir anak sungai yang akan untuk dibangunnya jembatan baru

Pada waktu media ini menjumpai salah seorang pekerja di lokasi, namanya Bujang, ia mengatakan dalam pembangunan jembatan pergantian yang lama tetap seperti yang lama, cuma mungkin yang baru ini agak lebar dan panjang. Kalau abang mau menanyakan yang lainnya ? kata Bujang lagi. Sebaiknya tanya sama pengawas bangunan jembatan ini, kalau saya tidak tahu apa-apa, ujar Bujang

Dalam kontrak kerja itu sudah dipasang papan plangnya: yaitu pergantian jembatan Kampung Keling BCS, HK.02.03/SP.HS/PJN-PPK I/III/2018/13, 29 Maret 2018, nilai kontrak TOR.PT.DEVA KARYA dan Konsultan Supervisi PT. ANUGERAH KRI DAPRADANA

Dalam kesempatan itu pula, media ini berbincang-bincang dengan salah seorang masyarakat setempat yang bernama Amat, ia menagtakan, atas jembatan yang lama itu kan tidak ada yang rurak, bahkan lori yang membawa kelapa sawit dan lori yang membawa pasir itu tak apa-apa. Itu yang setahu saya sebagai masyarakat disini, tapi itu bagus juga, sambut Amat

Kalau memang pembangunan pergantian jembatan yang lama lebih baik, yah itu kami senang. Mudah-mudahan saja jembatan yang dibangun ini lebih kuat dan bagus serta masyarakat itu lebih cepat lagi dalam akses menjalankan perekonomiannya biar lebih banyak lagi, dan disamping itu jembatan yang dibangun ini bisa tahan lama atas mutu pembangunannya, ujar Amat mengakhiri. (han)

 

Thu, 31 May 2018 @22:51

Kategori
BERITA TERBARU
Komentar Terbaru

Copyright © 2020 WARTA PEMBARUAN · All Rights Reserved
powered by sitekno